Sering Mandi di malam hari menyebabkan Rematik? Mitos? Atau fakta?

“Hey, jangan sering mandi malam-malam. Nanti kena rematik, lho.” Perkataan tersebut kerap kali kita dengar di lingkungan sekitar kita. Begitulah pesan yang sering disampaikan oleh orang-orang tua kita terdahulu. Keyakinan bahwa mandi malam bisa menyebabkan rematik didasarkan pengalaman dan testimoni banyak orang yang telah lebih dahulu mengalaminya.



Penyakit rematik bisa dialami oleh siapa saja. Rematik merupakan penyakit yang menyerang persendian. Banyak mitos yang berkembang mengenai penyakit ini. Salah satunya soal mandi malam hari yang disebut bisa menyebabkan penyakit rematik. Apalagi mandi malam dengan air dingin.

"Mandi malam enggak masalah. Itu hanya mitos," tegas dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan reumatologi, Handono Kalim, di Jakarta, Jumat (24/10/2014). Bagaimana jika sudah menderita rematik? Menurut Handono, sebaiknya memang tidak mandi malam hari jika tubuh terasa linu setelah mandi. Air hangat disarankan untuk mengurangi rasa sakit pada persendian. Sumber : healthkompas

 Ada beberapa tips yang mungkin dapat digunakan untuk kita sehari-hari:
1.    Hindari mandi pada malam hari. Karena pada saat malam hari, biasanya tubuh ini masih linu jika bertemu air dingin. Maka dari itu, jika memang harus mandi pada malam hari, utamakan menggunakan air hangat.
2.    Memperbanyak minum air mineral. Karena air mineral itu dapat menyehatka badan.
3.    Lengkapi secukupnya kebutuhan berat badan. Yang berasal dari padi-padian, gandum, jagung, ubi, sagu dll. Serta protein seperti telur, susu dll.
4.    Hindari minuman-minuman bersoda. Minuman bersoda akan meningkatkan pelepasan calcium dari tulang. Pada gilirannya akan memperberat kerja ginjal dan membuat tulang rapuh.

5.    Utamakan makan banyak sayuran dan buah-buahan yang kaya dengan antioksidan.

Sumber photo : healtliputan
Dikutip ulang oleh : Farah Hidayatul Afifah
Share on Google Plus

About Farah Hidayatul

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment