Kisah Siput dan Katak



Ada seekor siput yang selalu memandang sinis terhadap katak. Suatu hari, katak yang kehilangan kesabaran akhirnya menghampiri dan berkata kepada siput:
"Tuan siput, apakah saya telah melakukan kesalahan, sehingga Anda begitu membenci saya?" 

Siput menjawab:
"Kalian kaum katak mempunyai 4 kaki dan bisa melompat ke sana ke mari, 
Tapi saya mesti membawa cangkang yang berat ini dan merangkak di tanah, jadi saya merasa sangat sedih." 

Katak menjawab:
"Setiap kehidupan memiliki penderitaannya masing - masing, hanya saja kamu cuma melihat kegembiraan saya, tetapi kamu tidak melihat penderitaan kami (katak)." 

Dan seketika, ada seekor elang besar yang terbang ke arah mereka, siput dengan cepat memasukan tubuhnya ke dalam cangkang dan sedangkan katak dimangsa oleh si elang.

Siput terharu...
Akhirnya ia baru menyadari, ternyata cangkang yang di milikinya bukan merupakan suatu beban... tetapi adalah kelebihannya.

Nikmatilah kehidupanmu, tidak perlu membandingkan dengan orang lain. Keirian hati kita terhadap orang lain hanya akan membawa lebih banyak penderitaan.

Rezeki tidak selalu berupa emas, berlian atau uang yang banyak bukan pula saat kita di rumah mewah dan berpergian memakai mobil.

Rezeki sebenarnya adalah jiwa dan hati yang tenang, karena ketenangan dan kebahagiaan itu sangat mahal sekali.

"Karena bukan kebahagiaanlah yang menjadikan kita berSYUKUR tetapi berSYUKURlah yang menjadikan kita bahagia.

Selamat beraktivitas  saudaraku. Semoga hari ini membawa berkah dalam kehidupan kita semua.

 Aamiin

Semoga Bermanfaat!

Sumber Foto : Click
Share on Google Plus

About Panggih Jati Pratama

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment